Di tempat ini aku merenung lagi. Aku takut dan gelisah pada hubungan kami. I love him so much. I want him in my life. Tapi aku menyadari bahwa dia bukan miliku. Dia milik Tuhan. Tuhan meminjamkannya di hidup ku. Tuhan bisa mengambil dia kapan saja.
Ya Tuhan bantu aku untuk pasrah dan ikhlas. Tuntun aku untuk menemukan kebahagiaan dan kekuatan di tengah badai. Jika dia memang untuk ku, aku minta buka kan jalan, tapi jika dia ingin pergi maka aku akan mendoakan semoga dia berbahagia.
Semoga semua orang berbahagia...
Semoga semua terlepas dari penderitaan dan kemelekatan..
Amin.
No comments:
Post a Comment